Press "Enter" to skip to content

Mengenal Bata Manurun, Caleg DPRD Palopo Pemerhati Masyarakat Adat

KABARCALEG.COM – Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau yang dikenal dengan istilah Pileg akan digelar serentak dengan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden tanggal 17 April 2019 sesuai jadwal tahapan pemilu yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada Pileg 2019 nanti bermunculan banyak sekali calon anggota legislatif (Caleg) yang relatif masih berusia muda. Mereka adalah figur politisi dengan semangat dan idealisme yang akan mewakili aspirasi rakyat Indonesia pada setiap level, mulai dari Kabupaten, Propinsi hingga Nasional.

Salah satu figur caleg muda dan potensial khususnya untuk DPRD Kota Palopo adalah Bata Manurun. Ia adalah Ketua BPH Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tana Luwu yang selama ini aktif memperjuangkan pemberdayaan komunitas masyarakat adat khususnya di Tana Luwu.

Bata Manurun menyadari bahwa untuk menguatkan perjuangannya mengawal hak-hak masyarakat adat khususnya di wilayah Tana Luwu, ia harus merebut ruang pengambilan kebijakan melalui lembaga legislatif di DPRD Kota Palopo.

Pembangunan yang dijalankan pemerintah seharusnya dikembalikan kepada titahnya yaitu partisipatory. Pembangunan yang partisipatif tentu jauh lebih bermanfaat karena rasa kepemilikan masyarakat terhadap daerahnya lebih besar“, jelas Batman, sapaan akrab Bata Manurun.

Sosok Bata Manurun memang dikenal memiliki komitmen kuat untuk penguatan hak-hak masyarakat adat. Keterlibatannya dalam komunitas masyarakat adat dimulai ketika ia menjadi Ketua Forum Pemuda Adat Rongkong Tahun 2002-2007. Dirinya juga dipercaya menjadi Ketua Kelompok Tenun Adat Rongkong Tahun 2003-2008.

Perjuangan Bata Manurun dalam mengawal hak-hak masyarakat adat semakin kukuh dengan keterpilihannya sebagai Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Tana Luwu selama 2 periode berturut-turut, yakni periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

Selain itu, Bata Manurun yang menjadi calon anggota DPRD Palopo melalui Partai Demokrat di Daerah Pemilihan 2 (Kecamatan Telluwanua, Bara dan Wara Utara) ini pernah menjadi Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Wilayah Adat antara masyarakat adat Karunsi’e Dongi dengan PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako, Luwu Timur.

Kesaksian Orang Lain

Keterlibatan Bata Manurun dalam pemberdayaan masyarakat adat diakui oleh banyak pihak. Tidak kurang Afrianto Nurdin, seorang pegiat Non-Government Organization (NGO) dan penulis buku Paradoks Demokrasi memberikan testimoninya tentang sosok Bata Manurun.

Saya lama bergaul dengan saudara Bata. Sebagai seorang pekerja pemberdayaan, beliau punya kecakapan dan komitmen kuat untuk membela hak-hak rakyat. Beliau sering ke komunitas-komunitas masyarakat berinteraksi dan berdiskusi soal perkara yang dihadapi masyarakat. Baginya, tak ada kata berhenti untuk sebuah perjuangan atas nama rakyat“, kata Afrianto.

Afrianto meyakini, jika Bata Manurun terpilih sebagai anggota DPRD Kota Palopo di tahun 2019 nanti, maka seluruh potensi dan jaringan yang dimilikinya akan dimaksimalkan untuk menjadi pelayan rakyat.

Memilih Bata Manurun adalah keputusan yang tepat, karena padanya ada nurani dan moral yang tidak lahir secara instan, tapi dari proses yang panjang di tengah papah masyarakat kita“, timpal Afrianto.

Kesaksian Afrianto pun dikuatkan oleh Bachtiar Manadjeng, Sekretaris Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) BPW Sulawesi Selatan. Menurutnya, sosok Bata Manurun adalah pilihan terbaik untuk Palopo yang lebih baik.

Bata Manurun adalah sosok pemuda yang berintegritas, kepemimpinannya kuat dan memiliki kecintaan besar kepada kaum marginal. Beliau sangat cocok untuk Palopo yang lebih baik di masa depan“, kata Bachtiar ketika dihubungi oleh redaksi KabarCaleg.com (04/09/2018) lalu.

Untuk diketahui, Bata Manurun maju sebagai calon anggota DPRD Kota Palopo tahun 2019 melalui Partai Demokrat di Daerah Pemilihan 2 (Kecamatan Telluwanua, Bara dan Wara Utara) dengan nomor urut 3.

Nah, selamat berjuang, Bata! [AQ/21]